Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember Lakukan Mapping Potensi Desa Tegalrejo Bersama Para Kepala Dusun

  • Oct 22, 2025
  • DWI CAHYO

Tegalrejo, 21 Oktober 2025 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember melaksanakan kegiatan mapping potensi desa di Pendopo Balai Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang, pada Selasa (21/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh empat Kepala Dusun di Desa Tegalrejo, yakni Dusun Krajan, Dusun Dam Saola, Dusun Sumber Pinang dan Dusun Kebun Gunung, serta didampingi oleh perangkat desa setempat dan karang taruna desa.

Acara ini bertujuan untuk melakukan pemetaan menyeluruh terhadap potensi yang dimiliki setiap dusun, sebagai langkah awal dalam penyusunan program pemberdayaan dan pengembangan desa berbasis potensi lokal.

Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa KKN bersama kepala dusun melakukan diskusi dan olahan data mengenai berbagai aspek potensi yang ada di wilayah masing-masing.

 

Adapun aspek yang menjadi fokus pembahasan meliputi:

1. Aset Ekonomi, seperti kegiatan usaha masyarakat, potensi pertanian, peternakan, dan perdagangan lokal.

2. Aset Individu, mencakup keterampilan dan keahlian warga dalam berbagai bidang produktif.

3. Aset Spiritual dan Budaya, meliputi kegiatan keagamaan, tradisi lokal, serta nilai-nilai budaya yang masih dilestarikan.

4. Aset Sosial, mencakup semangat gotong royong, kelompok masyarakat, dan tingkat partisipasi warga.

5. Aset Lembaga, berupa peran aktif lembaga desa, karang taruna, BUMDes, serta organisasi kemasyarakatan lainnya.

6. Aset Sumber Daya Fisik, seperti kondisi infrastruktur, lahan produktif, dan sarana prasarana umum.

Koordinator KKN UIN KHAS Jember, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya akademik dan pengabdian mahasiswa untuk membantu desa mengenali potensi unggulannya secara terstruktur dan sistematis.

Kegiatan berlangsung dengan suasana partisipatif dan produktif. Setiap kepala dusun turut memaparkan kondisi wilayahnya serta potensi yang bisa dikembangkan, baik di bidang ekonomi maupun sosial budaya.

Hasil dari kegiatan ini akan disusun menjadi laporan sebagai bahan evaluasi dan rujukan dalam perencanaan pembangunan berbasis potensi lokal.