PEMERINTAH DESA TEGALREJO GELAR KERJA BAKTI PADAT KARYA TUNAI

  • Jan 13, 2026
  • DWI CAHYO

Tegalrejo – Pemerintah Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan kegiatan kerja bakti dalam program Padat Karya Tunai (PKT). Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 9 Januari 2026, berlokasi di Dusun Kebun Gunung, Desa Tegalrejo, dengan melibatkan warga setempat sebagai tenaga kerja utama.

Program Padat Karya Tunai merupakan salah satu kebijakan nasional yang diimplementasikan di tingkat desa sebagai upaya mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus memberikan penghasilan langsung kepada masyarakat. Di Desa Tegalrejo, program ini diwujudkan dalam bentuk kerja bakti pembenahan lingkungan dan fasilitas umum yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat Dusun Kebun Gunung.

Sejak pagi hari, puluhan warga terlihat antusias mengikuti kegiatan kerja bakti. Dengan peralatan sederhana, warga bersama perangkat desa bahu-membahu melaksanakan pekerjaan yang telah direncanakan. Suasana gotong royong tampak kental, mencerminkan semangat kebersamaan yang masih terjaga kuat di tengah masyarakat desa.

Kepala Desa Tegalrejo menyampaikan bahwa pelaksanaan Padat Karya Tunai ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah desa dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berfokus pada hasil fisik semata, tetapi juga pada proses yang melibatkan partisipasi aktif warga.

“Melalui Padat Karya Tunai, kami ingin memastikan bahwa pembangunan desa dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Warga tidak hanya menikmati hasil pembangunan, tetapi juga memperoleh penghasilan dari keterlibatan mereka dalam kegiatan ini,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Kegiatan kerja bakti Padat Karya Tunai di Dusun Kebun Gunung difokuskan pada pembenahan lingkungan dan perbaikan fasilitas umum yang menjadi akses penting bagi warga. Infrastruktur tersebut memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat, baik untuk kegiatan ekonomi, sosial, maupun pelayanan publik.

Selain berdampak pada peningkatan kualitas infrastruktur, program Padat Karya Tunai juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga. Upah yang diterima peserta kerja bakti diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama bagi masyarakat yang terdampak fluktuasi ekonomi dan keterbatasan lapangan kerja.

Perangkat Desa Tegalrejo menjelaskan bahwa pelaksanaan Padat Karya Tunai dilakukan dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan kegiatan dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami melibatkan unsur masyarakat sejak tahap perencanaan agar kegiatan yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga. Dengan demikian, hasilnya dapat dimanfaatkan secara maksimal dan berkelanjutan,” jelas salah satu perangkat desa.

Warga Dusun Kebun Gunung menyambut baik pelaksanaan program Padat Karya Tunai ini. Mereka menilai kegiatan kerja bakti tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga. Melalui kegiatan bersama, komunikasi dan kerja sama antarwarga semakin terjalin dengan baik.

Salah seorang warga menyampaikan bahwa program Padat Karya Tunai sangat membantu masyarakat, khususnya dalam kondisi ekonomi yang tidak menentu. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di Desa Tegalrejo.

“Kami merasa terbantu dengan adanya Padat Karya Tunai ini. Selain lingkungan menjadi lebih baik, kami juga mendapatkan penghasilan. Semoga ke depan program seperti ini bisa terus ada,” ungkapnya.

Program Padat Karya Tunai juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam menumbuhkan kembali nilai-nilai gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat desa. Di tengah perkembangan zaman dan perubahan pola kehidupan masyarakat, kegiatan kerja bakti menjadi sarana penting untuk menjaga solidaritas dan kebersamaan.

Pemerintah Desa Tegalrejo menilai bahwa keberhasilan pembangunan desa tidak dapat dilepaskan dari peran serta masyarakat. Oleh karena itu, pelibatan warga dalam setiap kegiatan pembangunan menjadi prinsip utama yang terus dijaga dan ditingkatkan.

Selain itu, kegiatan Padat Karya Tunai juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga dan merawat hasil pembangunan. Dengan terlibat langsung dalam proses pengerjaan, warga diharapkan memiliki rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap fasilitas yang telah dibangun.

Camat Mayang, melalui pernyataan terpisah, mengapresiasi pelaksanaan Padat Karya Tunai di Desa Tegalrejo. Menurutnya, program tersebut merupakan langkah strategis dalam mendorong pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan.

“Padat Karya Tunai adalah program yang sangat relevan karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kami berharap Desa Tegalrejo dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengelola program ini secara baik dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Pelaksanaan kerja bakti Padat Karya Tunai di Dusun Kebun Gunung berjalan dengan tertib dan lancar. Seluruh peserta mengikuti kegiatan sesuai dengan pembagian tugas yang telah ditentukan. Koordinasi antara perangkat desa dan masyarakat berlangsung dengan baik, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target.

Pemerintah Desa Tegalrejo berkomitmen untuk terus mengoptimalkan penggunaan Dana Desa melalui program-program yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Padat Karya Tunai menjadi salah satu prioritas karena dinilai mampu memberikan manfaat langsung dan nyata.

Ke depan, Pemerintah Desa Tegalrejo berencana melaksanakan kegiatan Padat Karya Tunai di dusun-dusun lain sesuai dengan kebutuhan dan hasil musyawarah desa. Dengan perencanaan yang matang dan dukungan masyarakat, diharapkan program ini dapat berjalan secara berkelanjutan.

Kegiatan kerja bakti Padat Karya Tunai di Dusun Kebun Gunung pada 9 Januari 2026 ini menjadi bukti bahwa pembangunan desa dapat dilaksanakan secara partisipatif dan berkeadilan. Sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan, Pemerintah Desa Tegalrejo optimistis dapat terus mendorong pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan sosial dan ekonomi masyarakat desa. Program Padat Karya Tunai diharapkan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat.